Pantangan Makanan Untuk Kista Ovarium

Apa saja Pantangan Makanan Untuk Kista Ovarium yang harus anda hindari agar pengobatan menjadi lebih efektif serta dapat membantu dalam mempercepat proses penyembuhan dari penyakit kista ovarium. Kista ovarium merupakan salah satu penyakit yang ditakuti oleh kaum wanita karena dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti : Gangguan kesuburan dan gangguan kesehatan lainnya. Memang pada kebanyakan kasus kista akan menghilang dengan sendirinya, namun ada beberapa kasus pula dimana kista berkembang dengan subur dan cepat sehingga memerlukan penanganan yang cukup serius. Disinilah peran penting mematuhi segala pantangan makanan yang dapat membuat kista berkembang dengan subur, Dan berikut beberapa Pantangan Makanan Untuk Kista Ovarium :

1. Sayuran Tauge, Sawi Putih Dan Kangkung

Pantangan makanan bagi penderita kista ovarium adalah ketiga jenis sayuran ini, dimana sayuran tauge dapat mendorong pertumbuhan kista. Sedangkan sawi putih dan kangkung memberikan efek buruk terhadap penyerapan obat kista ovarium yang anda konsumsi karena kandungannya dapat mengurangi efektifitas obat tersebut.

2. Daging

Selama menjalankan terapi pengobatan kista ovarium, sebaiknya anda mengurangi atau tidak sama sekali mengkonsumsi daging. Hal ini berkaitan dengan daging ternak yang biasanya telah di berikan zat kimia, baik itu dari makanan atau obatnya.

3. Seafood

Mengurangi konsumsi seafood sangat dianjurkan karena seafood mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sebisa mungkin anda mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh yang dihasilkan dari tumbuh tumbuhan.

4. Minuman Beralkohol Dan Bersoda

Minuman beralkohol jika diminum berlebihan pastinya akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Apalagi bagi anda yang sedang mengidap penyakit kista ovarium, kedua minuman ini sebaiknya anda hindari karena akan memperparah kondisi kesehatan anda.

5. Makanan Kaleng, Snack, Mie Instan, Makanan Cepat saji dan produk olahan lainnya

Jenis makanan ini mengandung bahan pengawet yang akan semakin membuat subur kista ovarium yang sedang bersarang di tubuh anda. Hal ini dikarenakan zat pengawet merupakan makanan dari sel kanker dan tumor jinak. Selain itu, sebisa mungkin kurangi penggunaan penyedap rasa seperti micin.

6. Buah Durian, Nangka, Kelengkeng, Duku Dan Nanas

Nangka dan kelengkeng mengandung suatu zat yang mampu meningkatkan resiko tumbuhnya sel kanker dan kista. Sedangkan buah buahan seperti durian, nanas, dan duku mengandung alkohol yamg dapat mengembangkan sel kanker dan tumor jinak. Selain itu, menurut metode pengobatan tradisional china, buah buahan ini bersifat panas sehingga kurang baik dikonsumsi oleh orang yang sedang dalam masa penyembuhan.

7. Kacang Kedelai

Kacang kedelai mengandung senyawa fitoestrogen yang dapat memicu meningkatnya estrogen dan xenostrogens dimana kelebihan hormon estrogen merupakan salah satu pemicu ketidakseimbangan hormon yang kemudian menyebabkan kista ovarium.

8. Makanan yang diolah dengan menggunakan wadah plastik di dalam microwave.

Karena kemungkinan partikel partikel kimia menempel pada makanan saat dimasak di dalam mikrowave dalam suhu tinggi.

9. Hindari minum botol plastik atau air kemasan karena bisa jadi air terkontaminasi dengan zat kimia dari kemasan.

10. Makanan Yang diolah Dengan Cara Digoreng dan Dibakar

Jika anda ingin cepat sembuh dari penyakit kista ovarium sebaiknya mengkonsumsi makanan yang direbus atau di tim.

Dengan menghindari Pantangan Makanan Kista Ovarium diatas, diharapkan pengobatan yang sedang anda jalani menjadi lebih efektif dan cepat dalam mengobati penyakit kista ovarium. Dan juga jangan lupa untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dengan menjauhi kebiasaan kebiasaan buruk seperti merokok. Selain itu istirahat yang cukup akan membuat tubuh lebih cepat dalam melawan penyakit ini serta anda harus selalu berpikir positif dan menjauhi stres yang berlebihan karena hal ini dapat mempercepat proses penyembuhan.

This entry was posted in Pantangan Untuk Kista Ovarium and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *